Browsing Kategori: "Cakrawala"

Cakrawala

Cakrawala berisi tulisan opini, artikel berbagai sudut pandang yang berbeda. Diisi dengan pandangan dari akademisi, pakar, pengamat hingga masyarakat luas

SDN-PTN Gratis, Indonesia Ke-6?

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 23/09/2026 Gagasan pendidikan negeri gratis dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi negeri (PTN) kembali mengemuka. Presiden Prabowo Subianto menyatakan biaya pendidikan negeri harus…

Film dan Produsen Cinema Digital: Masalah National Pride

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 22/09/2026 Indonesia sedang mengalami pertumbuhan industri film. Namun ada persoalan ide yang layak dipertanyakan. Mengapa kekayaan sejarah dan pengalaman nasional kita belum menjadi sumber…

Serba Dua Periode Perlu Desakan Publik

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 21/09/2026 Pembatasan jabatan politis serba dua periode perlu desakan publik. Sebagaimana UU Perampasan Aset yang kembali bergulir ketika perlawanan rakyat Pati menunjukkan kuatnya tekanan…

Nasionalisme Papua vs Skenario Belanda

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 20/09/2026 Terdapat indikasi historis kuat bahwa Gerakan Papua Merdeka merupakan DNA kolonialis. Bukan berarti setiap orang Papua yang mendukungnya adalah agen Belanda. Melainkan karena…

Dwifungsi Dihujat, Taruna Nusantara Pengganti?

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 19/09/2026 Ada paradoks sejarah yang kini semakin sulit diabaikan. Ketika Dwifungsi ABRI dihujat dan akhirnya ditinggalkan Reformasi, sebuah sekolah yang lahir dari lingkungan ABRI justru…

Menuntut Tanggung Jawab Aparat di Papua

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 18/09/2026 Pembukaan UUD 1945 memberi mandat paling mendasar kepada negara: “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.” Amanat itu kemudian…

Narasi Kemungkinan: Micro Drama Film RRC vs AS

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – 17/09/2026 Micro-drama China atau dracin kini membanjiri media sosial Indonesia. Episode hanya beberapa menit, konflik langsung, lalu datang kejutan: kurir ternyata CEO, pekerja rendahan…