Terjadi Penurunan Kasus Baru COVID-19 di Madiun

Calon penumpang menjalani tes cepat antigen COVID-19 di Stasiun Madiun, Jawa Timur, Rabu (23/12/2020) – Foto Ant

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mencatat, telah terjadi penurunan jumlah pasien baru positif COVID-19, dalam lima hari terakhir. Hal tersebut diperoleh, seiring dengan optimalnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Wali Kota Madiun, Maidi mengklaim, penerapan PPKM skala mikro berdampak secara signifikan, terhadap penurunan jumlah kasus konfirmasi COVID-19 di daerahnya. “PPKM kita cukup berhasil. Yang positif menurun dan yang sembuh naik. Warga tetap jaga protokol kesehatan,” tandasnya, Senin (15/3/2021).

Data Satgas COVID-19 Kota Madiun mencatat, jumlah kasus konfirmasi baru pada Kamis (11/3/2021) mencapai empat pasien, sembuh sembilan pasien, dan meninggal dua pasien. Pada Jumat (12/3/2021) tercatat, jumlah kasus konfirmasi baru mencapai sembilan pasien, sembuh 21 pasien, dan meninggal dua pasien.

Sementara di Sabtu (13/3/2021) tercatat jumlah kasus konfirmasi baru mencapai empat pasien, sembuh 44 pasien, dan meninggal dua pasien. Pada Minggu (14/3) tercatat jumlah kasus konfirmasi baru mencapai empat pasien, sembuh enam pasien, dan meninggal dua pasien.

Dan di Senin (15/3/2021) ini tercatat jumlah kasus konfirmasi baru mencapai delapan pasien, sembuh 13 pasien, dan meninggal dunia nihil. Ia meminta, warga Kota Madiun terus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan hanya keluar rumah untuk urusan penting.

Sesuai data, di Kota Madiun, kasus COVID-19 hingga Senin (15/3/2021), mencapai 1.702 orang. Dari jumlah itu, 1.498 orang di antaranya telah sembuh, 41 orang masih dalam perawatan, 50 orang isolasi mandiri, dan 113 orang meninggal dunia. Tercatat penambahan pada Senin ini, kasus konfirmasi baru bertambah empat orang, sembuh enam orang, dan meninggal dunia nihil. (Ant)

Lihat juga...