Sembako Gunakan Plastik di Tengah Larangan, ini Jawaban Pemkot Bekasi
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
BEKASI — Sempat mendapat sorotan dari banyak pihak, terkait pembagian Sembako dari Pemerintah Kota Bekasi, dengan menggunakan kantong plastik warna tertentu, akhirnya mendapat tanggapan dengan alasan darurat Covid-19.

Kabag Humas Pemkot Bekasi, Sajekti Rubiah menyampaikan, pendistribusian bantuan sosial dikemas dalam kantong plastik sekali pakai mengingat kondisi darurat covid-19. Yang dibagikan kepada warga sangat banyak, hampir 150 ribu paket.
Penggunaan kantong plastik disaat darurat ini sesuai Instruksi Walikota Bekasi Nomor 666.1/458/DLH tentang Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai dalam kondisi darurat pada pendistribusian bantuan sosial terdampak Covid-19 di Kota Bekasi.
“Dalam darurat seperti ini, kita juga perlu mempertimbangkan efisiensi waktu pendistribusian bantuan untuk membantu warga,” kata Sajekti, sesuai diterima Cendana News, Rabu, (22/4/2020).
Dia juga mengatakan, saat ini pendistribusian paket sembako tengah memasuki tahap kedua, yang berarti 40 ribu sembako dari kesiapan pemerintah menyediakan 150 ribu sembako.
Sajekti Rubiyah mengatakan, dalam intruksi Walikota Bekasi ini, tetap mengimbau agar perangkat agar mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektivitas dalam upaya distribusi bantuan menggunakan kantong plastik, sepanjang belum terdapat ketersediaan dan alternatif lainnya.
“Perangkat daerah juga mencatat dan melaporkan penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam kondisi PSBB kepada walikota dan Dinas Lingkungan Hidup,” ungkap Sajekti.
Ia pun menanggapi mengenai pemilihan warga kantong plastik yang digunakan dalam paket sembako. Sebab menurut beberapa pihak, warna plastik yang digunakan, identik dengan warna salah satu partai politik besar di Kota Bekasi.
Sajekti mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi hanya menerima plastik tersebut dari penyedia dan tidak dalam upaya mendukung salah satu partai politik di Kota Bekasi. Karena warna kantong tergantung stok ketersediaan kiriman dari penyedia.
“Pemerintah Kota Bekasi sendiri telah mengupayakan kepada penyedia kantong plastik agar menyanggupi kebutuhan dalam jumlah banyak dan dalam tempo cepat, hanya beberapa penyedia saja yang menyanggupinya. Maka pemerintah menerima logistik plastik dari penyedia apapun warna plastiknya,” kata Sajekti.
Ia pun berharap, pendemi covid-19 di Indonesia dan Kota Bekasi bisa mereda dengan partisipasi aktif warga mendukung berbagai upaya pemerintah termasuk pemberlakuan PSBB.
“Kami harap semua pihak saling bahu membahu mencegah penyebaran Virus Covid-19 dan saling membantu dalam kondisi darurat seperti ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro, berharap semua pihak fokus, menangani Covid-19, dengan mengeyampingkan kepentingan politik pencitraan.
“Saya rasa Pemkot harus menghindari nuansa pencitraan politik, karena ini wabah yang harus dilakukan secara ikhlas. Nuansa politik seperti warna baju, atau lainnya,” tukasnya kepada Cendana News.