Musim Hujan di Banyumas Sarang Lebah Bertambah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Memasuki musim penghujan ini, jumlah sarang lebah atau tawon bertambah banyak, masyarakat diimbau untuk waspada dan segera melaporkan ke petugas jika menjumpai ada sarang tawon di rumahnya. Sebab, sekarang ini sedang masuk masa menetas bagi tawon.

Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Chandra, mengatakan, masuk musim hujan seperti sekarang ini banyak hewan yang menetas. Tak hanya tawon, tetapi juga ular.

“Sekarang sedang musim menetas, sehingga sarang tawon bertambah banyak, dalam satu malam kita bisa melakukan lebih dari satu operasi tangkap tawon (OTT),” kata Ady Chandra, Minggu (12/1/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, terakhir Tagana melakukan OTT di Desa Karangtalun, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas.

Tagana menemukan sarang tawon yang sangat besar, sekitar satu meter besarnya yang berada di atas plafon rumah. Tawon tersebut sempat menyengat menantu pemilik rumah hingga harus dilarikan ke Puskesmas.

“Menantu pemilik rumah disengat 15 tawon, ia sampai mual-mual, pusing dan mengalami demam tinggi, sehingga harus dibawa ke Puskesmas dan dilanjut berobat ke dokter di Wangon,” terangnya.

Hal serupa juga disampaikan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas. Anggota TRC BPBD Banyumas, Rudi mengatakan, dalam semalam ia bisa melakukan OTT lebih dari tiga lokasi.

Pada Sabtu (11/1/2020) malam misalnya, TRC BPBD Banyumas melakukan OTT di Desa Sidamulya, Kecamatan Kemranjen sebanyak tiga lokasi, yaitu di rumah milik Samdiyo RT 2 RW 2, Ashari warga RT 2 RW 5 dan rumah Tugirah di RT 4 RW 5. Hasilnya tiga sarang tawon berukuran besar, berhasil diamankan oleh TRC BPBD Banyumas.

“Kita menggunakan pakaian khusus saat melakukan OTT, sesuai dengan prosedur keselamatan. Dan dalam satu tim, personel mempunyai tugas masing- masing, supaya keselamatan tetap terjaga,” jelasnya.

Lebih lanjut Rudi menyampaikan, sebagain besar sarang tawon berada di pohon sekitar rumah ataupun di bagian atap rumah warga. Keberadaan sarang tawon pada awalnya seringkali tidak disadari oleh warga sekitar dan baru diketahui saat kondisi sarang tawon sudah besar.

“Korban sengatan tawon sudah banyak di beberapa daerah, sehingga kita minta warga untuk berhati-hati dan melaporkan ke petugas jika menemukan ada sarang tawon berukuran besar. Sebab untuk mengevakuasi sarang tawon dibutuhkan keahlian dan standar pengamanan tersendiri,” pungkasnya.

Lihat juga...