Jelang Nataru, Hiswana Banyumas Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PURWOKERTO — Menjelang libur panjang Natal dan tahun baru, Hiswana Migas Kabupaten Banyumas memastikan stok elpiji subsidi atau elpiji 3 kilogram di wilayah Karisidenan Banyumas aman. Sebab ada penambahan kuota antara 3-4 persen di akhir tahun ini.

Dewan Penasihan Bidang Elpiji non PSO Hiswana Migas Banyumas, Bambang Parmono di Purwokerto, Senin (23/12/2019). Foto: Hermiana E.Effendi

Pengurus Hiswana Migas Banyumas yang membidangi elpiji 3 kilogram, Jati Wibowo mengatakan, dari kuota 1.245.040 tabung elpiji 3 kilogram, untuk akhir tahun ini ada penambahan toleransi sampai dengan 4 persen. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pertamina Cilacap, berapapun tambahan yang dibutuhkan di lapangan akan dipenuhi.

“Stok alpiji subsidi pada libur Natal dan tahun baru ini, kita pastikan aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Berapapun kebutuhan di lapangan akan kita penuhi,” kata Jati Wibowo, Senin (23/12/2019).

Lebih lanjut Jati memaparkan, jumlah pangkalan elpiji siaga juga menyebar, antara lain di Kabupaten Banyumas ada 135 pangkalan, di Kabupaten Cilacap ada 181, di Kabupaten Purbalingga ada 90 dan di Kabupaten Banjarnegara ada 67 pangkalan.

Hal senada juga disampaikan Dewan Penasihan Bidang Elpiji non PSO Hiswana Migas Banyumas, Bambang Parmono. Menurutnya, selain menambah stok, pada hari libur tanggal 25 dan 31 Desember 2019 serta 1 Januari 2020, seluruh pangkalan tetap buka dan bisa melayani pembeli.

Bambang Parmono berharap, masyarakat tidak perlu panik dan kemudian melakukan pembelian elpiji subsidi secara berlebihan. Sebab, hal tersebut justru akan memicu kelangkaan.

“Beli dan gunakan elpiji subsidi sesuai dengan kebutuhan, tidak perlu menimbun ataupun membeli secara berlebihan, karena selain stok kita tambah, pangkalan juga tetap buka di hari libur nasional. Sehingga kita harapkan, masyarakat tetap membeli elpiji sesuai kebutuhan saja,” terangnya.

Sementara untuk stok pada bulan Januari 2020, menurut Bambang, masih mengacu pada kebutuhan Desember 2019. Saat ini, lanjutnya, gejolak elpiji subsidi tidak begitu terasa, karena kuota selalu dipenuhi.

“November kemarin misalnya, tidak ada kenaikan penggunaan elpiji subsidi yang signifikan, karena sejak jauh-jauh hari kebutuhan selalu dicukupi,” pungkasnya.

Lihat juga...