Pemkot Denpasar Mulai Gelar Pasar Murah
Editor: Koko Triarko
DENPASAR – Dalam upaya menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Idul Fitri 1440 Hijriah, Pemkot Denpasar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah di Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (7/5).
Sejak pagi setelah dibuka, tampak masyarakat silih berganti untuk membeli komoditas di pasar murah. Sejumlah komoditas utama kebutuhan sehari-hari yang ditawarkan ludes hanya dalam hitungan jam.

Operasi pasar murah kali ini untuk menstabilkan harga-harga bahan pokok di bulan Ramadan. TPID serta Disperindag Kota Denpasar menggandeng Pertamina, PPI, Bulog, dan Distributor untuk penyediaan berbagai kebutuhan pokok.
Beberapa komoditas yang ditawarkan, antara lain Beras Kita (Medium) 5 kg seharga Rp 50.000 per 5kg, beras medium seharga Rp42.500 per 5 kg. Ada pun harga Minyak Kita Rp11.000 per liter dan tepung terigu segitiga biru seharga Rp7.500 per kg.
Sedangkan gula pasir lokal Rp11.000 per kg. Selain itu, komoditas lainnya juga ikut dijual, seperti telur Rp14.000 per 10 butir, bawang merah Rp28.000 per kg bersama aneka buah-buahan.
Plt. Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ida Bagus Anom Suniem, mengatakan, kegiatan pasar murah rutin menjelang hari besar keagamaan ini merupakan komitmen pemerintah Kota Denpasar agar masyarakat mendapatkan harga sembako lebih murah dari harga pasar. Terlebih lagi berkaitan dengan Bulan Ramadan.
“Pasar murah ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan, agar masyarakat bisa berbelanja murah dengan barang yang berkualitas. Kami berharap, masyarakat memanfaatkan pasar murah, sehingga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan dapat tetap terjaga,” ujar Anom Suniem, Selasa (7/5/2019).
Suniem menambahkan, keberadaan pasar murah diharapkan menjadi solusi masyarakat mendapatkan harga yang lebih murah dari harga di pasar. Di samping juga melalui pasar murah ini dapat membantu pemerintah dalam menstabilkan harga-harga bahan pokok menjelang peringatan hari raya.
“Harga murah yang ditawarkan juga merupakan suatu bentuk CSR,” kata Suniem.
Pihaknya juga akan menyelenggarakan pasar murah di 4 kecamatan, yakni pada Rabu (8/5), di Lahan Kosong di sebelah barat Pasar Pidada, Kelurahan Ubung, pada Kamis (9/5) di Lahan Kosong di Jalan Tulip, Desa Sumerta Kaja, pada Jumat (10/5) di Halaman Banjar Kertagraha, Desa Kesiman Kertalangu, pada Senin (13/5) di Lahan kosong di sebelah utara Puskesmas III, Jalan Gelogor Carik, Desa Pemogan, pada Selasa (14/5) di Halaman Masjid Weda Sari, Desa Padangsambian Kaja, pada Kamis (16/5) di Halaman Masjid, Jalan Pulau Buru, Kelurahan Dauh Puri.
“Dan, pada Jumat (17/5) di Kompleks Pertokoan Kertawijaya, Jalan Diponegoro, Kelurahan Dauh Puri,” imbuhnya.
Salah seorang warga setempat, menyambut baik pasar murah ini. Menurutnya, ini bisa menjadi alternatif untuk menyiasati di tengah-tengah melonjaknya harga beberapa komoditas kebutuhan pokok di pasar.
“Ini tentu sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga. Saya harap ini terus dilakukan sampai akhir bulan Ramadan,” pungkas Ratna, warga Kampung Jawa, Denpasar.