Harga Cabai di Jayapura, Melonjak

Ilustrasi -Dok: CDN

JAYAPURA – Harga cabai rawit dan cabai besar di Jayapura, menjelang Lebaran dIdul Fitri 1440 Hijriah kembali melonjak, setelah sebelumnya sempat turun.

Harga cabai rawit sempat turun menjadi Rp60 ribu per kilogram, namun saat ini kembali melonjak menjadi Rp 115.000, dan cabai besar dari Rp40 ribu menjadi Rp75.000 per kilogram. Kembali meningkatnya harga kedua komoditi itu, disebabkan pasokan cabai dari sentra pertanian yang ada di Koya dan Arso, menurun. Untuk menekan harga, beberapa pedagang  memasok dari Makassar.

“Memang betul cabai yang dijual khususnya cabe rawit itu didatangkan dari Makassar, sehingga harganya mencapai Rp90.000 per kilogram,” kata Subaidah, salah satu pedagang yang berjualan di pasar Hamadi, Kamis (30/5/2019).

Diakui, harga cabai kemungkinan akan kembali naik, terutama dua hari menjelang lebaran Idul Fitri 1440 H. “Namun, berapa besar kenaikannya belum dapat dipastikan, karena tergantung persediaan,” kata Subaidah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Papua, Max Alua, secara terpisah mengakui telah meminta distributor yang mendatangkan cabai maupun bawang merah dan bawang putih, tidak menaikkan harga seenaknya.

“Masyarakat diminta tidak perlu takut dan menumpuk barang, sehingga membeli dalam jumlah besar karena dipastikan tetap tersedia,” kata Alua. (Ant)

Lihat juga...