Sekolah Rujukan di Painan Targetkan UNBK 2019 Mandiri
Editor: Satmoko Budi Santoso
PESISIR SELATAN – Memasuki tahun 2019, sejumlah sekolah yang ada di Sumatera Barat, termasuk di Kabupaten Pesisir Selatan, telah melakukan sejumlah persiapan untuk menyambut pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Salah satunya Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Painan, yang merupakan sekolah rujukan di daerah itu, menargetkan pelaksanaan UNBK 2019 bisa dilakukan secara mandiri.
Kepala SMPN 1 Painan, Mardalena, mengatakan, mengawali tahun 2019, sekolah yang ia pimpin itu telah melakukan penataan fasilitas dalam hal pelaksanaan UNBK 2019. Setidaknya, dengan adanya bantuan koneksi internet yakni wifi yang didapatkan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), turut membantu kesiapan SMPN 1 Painan dalam pelaksanaan UNBK.
Ia menyebutkan, dengan adanya dukungan fasilitas koneksi internet itu, membuat SMPN 1 Painan menargetkan pada pelaksanaan UNBK 2019 mendatang, dapat dilakukan secara mandiri, dan tidak lagi harus melakukan sistem UNBK seperti yang telah dilangsungkan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kita mengoptimalkan penggunaan wifi gratis Kemenkominfo RI untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan pengelolaan administrasi serta lainnya,” katanya, Kamis (17/1/2019).
Menurutnya, tahun 2018 lalu, sekolah rujukan itu memperolah bantuan fasilitas wifi gratis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Saat ini, wifi itu telah berfungsi dan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, pengelolaan administrasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan ke depan.
Dia berkata, wifi di sekolah kini sangat dibutuhkan baik pelajar maupun guru dalam melaksanakan fungsinya. Karena, teknologi informasi kian berkembang. Disamping itu, keberadaan wifi gratis tersebut menunjang pelaksanakan UNBK secara mandiri yang akan dilaksanakan tahun 2019 ini.
“Kita di tahun 2019 ini di SMPN 1 Painan menargetkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer secara mandiri. Dalam arti, UNBK dilaksanakan di sekolah sendiri. Kini, secara bertahap sarana dan prasarana pendukung UNBK terus ditingkatkan,” jelasnya.
Mardalena juga menyatakan, kini pihaknya mulai melakukan persiapan untuk UNBK mandiri seperti belajar tambahan, pembenahan sarana dan prasarana pendukung. Ia berharap kualitas pendidikan di SMPN 1 Painan semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman, mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan untuk pelaksanaan UNBK. Setidaknya Pemprov Sumatera Barat menargetkan pada UNBK 2019 mendatang dapat tercapai sebesar 90 persen.
“Untuk SMP sebenarnya tidaklah menjadi wewenang kita, dan SMP wewenangnya dari kabupaten dan kota. Kalau yang di provinsi yakni SMA, SMK, dan MA saja. Nah khusus untuk SLTA sederajat ini, memang kita di Disdik provinsi menargetkan pelaksanaan UNBK bisa mencapai 90 persen,” sebutnya.
Menurutnya, untuk tahun pelajaran 2017-2018 pelaksanaan UNBK baru mencapai 87 persen, di antaranya capaian dari SMA 86 persen, namun SMK sudah mencapai 99 persen. Angka tersebut baru bisa dicapai karena sejumlah kendala, di antaranya masih ada sejumlah sekolah yang belum memiliki komputer dan pendukung lainnya.
Sementara khusus Kabupaten Kepulauan Mentawai ditambah lagi kendalanya dengan ketersediaan jaringan internet.
Burhasman juga mengimbau kepada pihak sekolah, dalam menghadapi UNBK tersebut, pihak sekolah bisa mempersiapkan siswanya sebaik-baik mungkin. Kesiapan tersebut meliputi mental dan penguasaan materi.