MUI Berharap Kesadaran Umat Makin Tinggi Terhadap Literasi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Ketua LPBKI MUI, Endang Sutari. Foto ; Sri Sugiarti

JAKARTA — Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman Majelis Ulama Indonesia (LPBKI MUI) berharap kesadaran masyarakat Indonesia semakin tumbuh pada dunia literasi.

Ketua LPBKI MUI, Endang Sutari mengatakan, tradisi literasi telah mengantarkan umat Islam mencapai masa kejayaan. Seperti pada masa dinasti Abbasiyah, yang memiliki ratusan ribu koleksi buku.

“Islam merupakan agama yang mendorong untuk membudayakan budaya literasi kepada umatnya. Umat Islam pernah berjaya melalui literasi,” kata Endang saat ditemui Cendana News di sela-sela acara saresehan bertajuk ‘Penguatan Literasi Islam dan Kebangsaan Generasi Milinial’ di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Literasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dapat diartikan sebagai kemampuan menulis dan membaca. Juga kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan yang diperolehnya.

Kemampuan yang diperlukan itu disebut sebagai kemampuan membaca dan menulis. “Dalam sejarahnya, Islam tidak lepas dari budaya membaca dan menulis, khususnya buku keislaman,” tandasnya.

Untuk mengembangkan kesadaran umat Islam terhadap literasi keislaman dan kebangsaan, menurutnya, LPBKI MUI terus menjalin kerja sama dengan stakeholder. Di antaranya dalam kontek tugas-tugas Pentashihan buku-buku dan konten keislaman.

Sehingga aspek substansi tentang bagaimana literasi keislaman untuk melihat pengembangan kebangsaan. “Tujuannya supaya di dalam penetapan standar-standar untuk tasbih itu, kita mendapat wawasan yang lebih dinamis,” ujarnya.

Karena pemikiran Islam itu banyak berkubang di kalangan generasi muda, LPBKI MUI juga bersinergi dengan mereka. Ini dilakukan bukan hanya buku saja, tetapi juga karya Informasi Teknologi (IT).

“Pasti karya IT itu sangat familiar di kalangan generasi muda. Jadi ini yang justru kita ingin dapat masukan dari mereka terkait dengan konten keislaman. Kami juga berharap mereka makin sadar pentingnya dunia literasi,” pungkasnya.

Lihat juga...