Dandim Ende: Tindak Tegas Oknum Pengacau Pilkada

Editor: Mahadeva WS

ENDE – Komandan Kodim (Dandim) 1602/Ende Letkol Kav. Suteja SE, M.Si akan menindak tegas pengacu Pilkada Kabupaten Ende 2018. Kodim Ende akan melakukan pola pengamanan yang ketat dan menindak tegas oknum yang melakukan tindakan anarkis, memprovokasi masyarakat untuk mengacaukan pelaksanaan pemungutan suara pada 27 Juni 2018.

Dandim 1602/ Ende, Letkol Kav. Suteja SE, M.Si. Foto : Simon/Ebed de Rosary

“Siapa saja yang memprovokasi atau melakukan tindakan anarkis untuk mengacaukan pelaksanaan proses pemungutan dan perhitungan suara saat Pilkada nanti maka akan ditindak tegas,” sebut Letkol Kav. Suteja SE, M.Si, Rabu (20/6/2018).

Dandim berpesan, setiap orang menahan diri dalam pelaksanaan pilkada. Hal itu untuk menjaga situasi dan kondisi di Kabupaten Ende agar tetap aman dan kondusif. Sehingga pilkada bisa melahirkan pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan masyarakat.

“Ende adalah kota Pancasila dan siapapun pemimpin yang terpilih nanti tanggal 27 Juni adalah pilihan yang terbaik dari masyarakat Ende sehingga diharapkan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban Ende dan menghormati hasilnya,” tegasnya.

Masyarakat diminta menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi tersebut, karena memilih adalah bagian dari kewajiban membela negara dan merupakan hak setiap warga negara.

Situasi di Ende saat ini masih dalam kondisi relatif kondusif. Untuk pengamanan, TNI menyiagakan 150 personil. Pengamanan dilakukan baik di TPS maupun di beberapa tempat yang dianggap rawan. Kegiatan juga dilakukan dengan patroli keliling bersama jajaran Polres Ende.

Anggota DPRD Ende Philipus Kami berharap, proses pemungutan suara hingga perhitungan suara pada Pilkada Ende bisa berlangsung dengan aman dan kondusif. “Siapaun yang terpilih secara jujur dan adil merupakan pilihan masyarakat yang harus dihormati. Saya berharap agar kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende yang bertarung dalam Pilkada ini bisa menerima apapun hasilnya nanti,” pesannya.

Penyelenggara pilkada dalam hal ini KPU dan Panwaslih tetap menjaga netralitas. Netralitas kedua lembaga tersebut sangat penting agar tidak menimbulkan kekacauan.

Lihat juga...