Lorong Sehat Sukamana Rubah Pola Hidup Warga  

MAKASAR – Lorong gang di jalan Sukamana RW 5 kelurahan Sinrijala, kecamatan Panakukang sangat terasa nyaman. Tumbuhan hijau terlihat cukup banyak dan tertata rapi mendukung kondisi lingkungan yang bersih karena tidak ada satu sampah pun berserakan.

Kondisi tersebut, tidak  terlepas dari dijadikannya Lorong dijalan Sukamana tersebut  sebagai lorong sehat satu-satunya di kelurahan Sinrijala oleh Dinas kesehatan Makasar. “Banyak perubahan yang terjadi pada pola pikir masyarakat. Tidak hanya pola pikir saja yang berubah masyarakat juga mulai sadar akan pentingnya hidup sehat,” ujar Lurah Sinrijala M Syarifudin, Sabtu (4/11/2017).

Penetapan lorong sehat mendorong warga mulai memperhatikan penghijauan, kebersihan. Masyarakat mulai menerapkan pola hidup sehat seperti mulai menghilangkan kebiasaan merokok.

Dilorong tersebut ditanami banyak tanaman yang bermanfaat sehingga tidak hanya sebagai pelindung dan perindang saja. Lahan yang ada juga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk tanaman satur seperti cabe dan tanaman obat keluarga (Toga) dan tanaman lainnya.

Kepala Desa Sinrijala M Syarifudin  – Foto Nurul Rahmatun Ummah

“Untuk menjaga kebersihan lorong ini lurah juga mengerah petugasnya untuk mengambil sampah sesuai dengan jadwal,” tambah Syarifudin.

Lorong sehat sendiri merupakan program pemerintah setempat. Program tersebut pernah masuk menduduki urutan ke 5 dalam Top Inovasi pelayanan publik. Lorong sehat merupakan lorong binaan langsung dari Dinas Kesehatan Kota Makassar yang pekerjaan teknisnya dilakukan oleh seluruh puskesmas di Makassar.

Didalam pelaksanaanya, ada beberapa persyaratan untuk memenuhi kategori lorong sehat. Seperti 12 indikator keluarga sehat, Stiker P4K bagi rumah yang ibu hamil dan stiker PHK jika terdapat bayi dibawa 2 tahun. Di tahun ini kurang lebih ada 92 lorong sehat diMakassar yang dalam tahap penilaian.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Makasar Drg Ita Isdiana Anwar. M,kes, program tersebut sudah berjalan dua. Di tahun pertama terdapat kurang lebih 46 lorong sehat sesuai jumlah puskesmas di Makassar.

Dengan melalui lorong sehat ini bagaimana menyadarkan masyarakatnya sendiri untuk hidup sehat. Dan mengajarkan gerakan masyarakat sehat.”Sekarang sudah ada kira-kira ada 92 lorong sehat setiap puskesmas harus membina 2 lorong sehat. Jadi lorong di Makassar tidak hanya indah, bersih, tapi juga Sehat,” pungkasnya.

Lihat juga...