Keindahan Alam di Pusaran Angin yang Mempesona
PADANG — Salah satu lokasi untuk menikmati keindahan alam yakni dari ketinggian. Apalagi jika tempat berdiri ditemani dengan sejuknya hembusan angin. Kondisi itu, bisa ditemui di Puncak Pusaran Angin, tepatnya di Jorong Payo Rapuih, Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Sesuai dengan namanya yakni Pusaran Angin, ketika berada di puncak bukit, Anda akan merasakan perputaran arah angin dengan hembusan yang cukup kuat. Terkadang angin datang dari arah Timur ke Barat serta sebaliknya, dan terkadang dari arah Utara ke Selatan serta begitu sebaliknya. Sehingga masyarakat setempat menyebutkannya Puncak Pusaran Angin.
Mahibul Tibri, masyarakat setempat mengatakan, lokasi tersebut sudah cukup lama dikenal warga sekitar. Jika soal pemandangan memang sangatlah bagus, karena bisa memandang luasnya Danau Singkarak, yang dikelilingi perbukitan, serta hamparan sawah.
Ia menyebutkan, siapa saja yang datang ke Puncak Pusaran Angin akan terbius dan terpesona melihat indahnya bumi Ranah Minang. Keindahannya, seakan berada di antara danau-danau dan dikelilingi oleh perbukitan yang hijau membentang.
Tak terbayangkan, jika bisa menikmati keindahan alam di atas Puncak Pusaran Angin di waktu fajar tampak matahari mengintip di ufuk Timur. Deru angin yang menyapa kulit dengan rasa sejuk, dan kabut pagi yang mengapung, seakan terasa berdiri di atas awan.
Namun, meski memiliki keindahan, tempat wisata Puncak Pusaran Angin dinilai terlalu berisiko untuk dijadikan lokasi wisata, akibat dari terjadinya perputaran angin di puncak perbukitan tersebut. Terutama untuk olahraga Paralayang, sangat dilarang.
“Kami masyarakat di sini cukup sering datang ke lokasi ini, karena rasa tentram dan sejuknya udara di Puncak Pusaran Angin memberikan rasa ketenangan. Namun, dengan kondisi angin yang berhembus tak satu arah, perlu adanya kehatian-hatian saat berada di puncak itu,” katanya ketika ditemui Cendana News.
Meski akses jalan untuk menuju lokasi terbilang jauh dan terjal, Puncak Pusaran Angin masih tetap diminati oleh pengunjung yang datang dari masyarakat lokal.

Bahkan, beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit yang sempat datang meninjau dan mengakui bahwa pemandangan di atas Puncak Pusaran Angin sungguh indah dan menakjubkan.
“Tempat ini bener benar-benar indah, dan sebenarnya di atas puncak ini sangat potensial jadi tempat paralayang. Namun, terlalu berisiko, karena kondisi angin yang berhembus dalam keadaan berputar-putar,” ujarnya.
Meski demikian, wakil kepala daerah yang berwenang untuk pariwisata di Sumbar ini menyatakan tidak akan melarang masyarakat ataupun pengunjung ingin menikmati keindahan alam di Puncak Pusaran Angin, jika hanya sekedar berfoto dan duduk bersama keluarga.