Ratusan Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta Terima Gaji

SENIN, 4 JULI 2016

SOLO — Sebanyak 480 abdi dalem Keraton Kasunan Surakarta mendapat gaji bulanan mereka tepat sehari sebelum lebaran. Uniknya, gaji para abdi dalem Keraton itu paling besar adalah kurang dari 600 ribu dan gaji terkecil abdi dalem yakni 70 ribu per bulan.

Salah satu Senatar Keraton Kasunan Surakarta KPA Winarno Kusumu menjelaskan, pemberian gaji ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang diberikan Keraton kepada seluruh abdi dalem. Pemberian sejumlah uang sendiri bukan diartikan gaji seperti pada umumnya, karena seperti tali asih karena telah mengabdi kepada Keraton.
“Bisa dibilang gaji, tapi sebenarnya lebih pas jika untuk tanda jasa karena mereka telah mengabdi ke Kraton. Jumlahnya pun tak seberapa jika dibanding dengan gaji pada umumnya,” terang KPA Winarno, Senin siang (4/7/16).
Dikatakan, sebanyak 480 abdi dalem yang mendapat gaji ini mereka yang bertugas di sejumlah lokasi yang masih menjadi tanggung jawab Keraton Kasunanan Surakarta. Seperti tersebar di wilayah Solo Raya, makam Imogiri, Bantul, Yogyakarta dan sejumlah daerah lain. Gaji yang diberikan jumlahnya juga tidak banyak.
“Gaji terbesar adalah untuk Pengageng Sasono Wilopo, KGPA Puger yakni hanya 500 ribu sekian, sementara untuk yang terkecil adalah 70 ribu per bulan untuk abdi dalem,” terangnya.
Diakui KPA Winarno, mesti besaran gaji tidak terlalu besar, pengeluaran rutin Keraton Kasunanan Surakarta cukup tinggi. Untuk keperluan gaji abdi dalem tersebut, setiap bulan Keraton mengeluarkan Rp 65 juta. “Ini belum ditambah kalau Keraton gelar kegiatan atau ritual, pengeluaran bisa dua kali lipat,” imbuhnya.
Ditambahkan, selain membagikan gaji kepada 480 abdi dalem, Keraton juga membagikan 600 paket sembako kepada ambi dalem dan sejumlah orang yang sering ke Keraton. Paket sembako itu berisi beras 2,5 kg, minyak, gula, dan mie instan.  “Mereka yang bukan abdi dalem tapi juga diberi sembako ini seperti Santi Swaran, Mocopatan, dan Linmas Baluwarti lingkungan Keraton,” pungkasnya. (Harun Alrosid)
Lihat juga...