Pariwisata Flores Dikatakan Sukses Jika Masyarakat Lokal Dilibatkan

SENIN, 4 JULI 2016

MAUMERE – Pemerintah Pusat telah menetapkan kawasan Flores khususnya beberapa destinasi wisata dan menjadi salah satu dari 10 destinasi pariwisata Indonesia. Niat baik ini perlu ditindaklanjuti pemerintah daearh di Flores dan Lembata.
Namun demikian, pariwisata itu dikatakan sukses dengan benar jika partisipasi masyarakat lokalnya hadir disana. Jika hanya diukur dari kehadiran hotel, penerbangan dan infatruktur yang hebat-hebat, itu bagus. Itu merupakan kewajiban negara, kewajiban publik.
Demikian disampaikan Jhony G Plate, anggota Komisi XI DPR RI saat ditemui Cendana News, Minggu (3/7/2016). Dikatakan Jhony, sasaran utamanya tetap pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Arah pembangunan negara yakni terwujudnya keadilan, kemakmuran dan kesejehteraan rakyat. Arah ini harus ditindaklanjuti oleh pemerintah lokal, semua forum pemerintah daerah,” tegasnya.
Lelaki keturunan Maumere Timur ini menyesalkan sosialisasi ke masyarakat sampai saat ini masih kurang dan perlu ditingkatkan. Dirinya mengaku terkagum-kagum mendengar kolega bisnisnya mengatakan Flores itu hebat.
Manfaat ekonomi pariwisata sebut Jhony sebagai peninggalan warisan budaya, harus bisa dikapitalisasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.
“Pariwisata bukan saja menginap di hotel, berenang atau snorkling di laut tapi pariwisata adalah keseleuruhan sistem budaya kita yang bisa dikapitalisasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat,” terangnya.
Kain tenun kata sarjana ekonomi ini,jangan hanya ada di pasar tradisional tapi harus diangkat di dalam suatu fashion mode yang up to date.Banyak komunitas menteri dan presiden  yang sudah mengenakannya. Ini yang menurutnya harus diangkat dan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi.
“Tapi ingat, pariwisata harus melibatkan masyarakat lokal dan berujung pada kesejahteraan masyarakat. Flores sebagai 10 destinasi penting pariwisata jangan disia-siakan,” pintanya.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...