SELASA, 5 JULI 2016
JAKARTA — Suasana pada hari Selasa dini hari (5/7/2016) di sekitar peron Stasiun Merak, Banten, tampak terlihat ramai, padahal tanda waktu saat itu masih menunjukkan pukul 03:00 WIB, ratusan penumpang secara bergantian bergegas turun dari rangkaian delapan gerbong Kereta Api (KA) Krakatau yang baru saja tiba di Stasiun Merak Banten.
Sebelumnya KA Krakatau telah menempuh perjalanan jauh sekitar 925 kilometer dari Kediri, Jawa Timur, KA Krakatau diketahui diberangkatkan dari Stasiun Kediri pada hari Senen (4/7/2016) pukul 07:45 WIB dan tiba di Stasiun Merak Banten sekitar pukul 03:00 WIB, Selasa dini hari 5/7/2016).
Kebanyakan penumpang KA Krakatau yang berangkat dari Stasiun Kediri dengan tujuan Stasiun Merak Banten sudah banyak turun di Stasiun Jakarta Jatinegara dan Jakarta Pasar Senen. Penumpang sisanya kebanyakan turun di Stasiun Rangkasbitung, Stasiun Serang, Stasiun Cilegon dan terakhir Stasiun Merak.
Setiap hari KA Krakatau melayani penumpang dengan tujuan Stasiun Kediri-Stasiun Merak Banten atau sebaliknya. Sedangkan jadwal keberangkatan KA Krakatau dari Stasiun Merak Banten pukul 09:15, sampai di Stasiun Kediri sekitar pukul 03:00 WIB keesokan harinya.
Total dalam satu rangkaian KA Krakatau terdiri dari 8 gerbong, ditambah dengan 1 Lokomotif dan 1 Kereta Pembangkit, sedangkan total maksimum kapasitas tempat duduk penumpang sebanyak 512 kursi, dengan perincian masing-masing gerbong mempunyai 64 kapasitas tempat duduk penumpang.
KA Krakatau termasuk kereta kelas ekonomi yang tidak mendapatkan subsidi atau Public Service Obligation (PSO) dari Pemerintah Pusat, sehingga tarifnya normal. Tarif termahal KA Krakatau sekitar Rp. 300.000/penumpang dari Stasiun Kediri dengan tujuan Stasiun Merak atau sebaliknya. Sedangkan tarif dari Stasiun Jakarta Pasar Senen hingga Stasiun Merak atau sebaliknya maksimal Rp. 30.000/penumpang.
Imron, seorang penumpang KA Krakatau mengatakan “saya mau mudik naik KA Krakatau dari Stasiun Merak Banten dengan tujuan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, harga tiketnya Rp. 350.000 per penumpang atau naik Rp. 50.000 jika dibandingkan hari biasa, namun walaupun lebih mahal saya tetap memilih naik KA Krakatau, alasannya karena bebas macet dan lebih cepat sampai ke tempat tujuan daripada naik kendaraan angkutan darat lainnya” katanya saat berbincang dengan Cendana News, Selasa pagi (5/7/2016).(Eko Sulestyono)