![]() |
| Dunia pendidikan Indonesia dalam foto |
MALANG — Memberikan contoh dan inspirasi generasi muda dalam memberikan manfaat terhadap masyarakat, gerakan Indonesia Mengajar (IM) merekrut, melatih dan mengirimkan anak muda
terbaik Indonesia untuk bertugas selama satu tahun di pelosok Indonesia sebagai penggerak masyarakat.
“Yang pasti IM ingin menginspirasi, bukan mengirimkan batuan atau uang tetapi mengirimkan anak muda terbaik untuk tinggal bersama masyarakat,”ucap pengajar muda angkatan empat
gerakan Indonesia Mengajar (IM), Wahyu Nur Hidayat saat memberikan materi dalam acara Ngobrol Pintar Bersama Indonesia Mengajar (IM) dan SM-3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan,
Terluar dan Tertinggal), di Universitas Negeri Malang, Kemarin (04/12/2015).
Dia mengharapkan kegiatan yang sudah diterapkan oleh gerakan Indonesia Mengajar (IM) dapat diikuti dan dicontoh oleh generasi muda lainnya.
Indonesia Mengajar adalah gerakan, usaha untuk mengajak semua pihak ambil bagian menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia.Cita-citanya adalah terlibatnya seluruh lapisan
masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai janji kemerdekaan.
Hal senada juga disampaikan oleh penyelenggara acara, Riana. Disebutkan, Ngobrol Pintar Bersama Indonesia Mengajar (IM) dan SM-3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan
Tertinggal) merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan masing-masing gerakan termasuk UMengajar kepada masyarakat khususnya mahasiswa serta untuk menebarkan inspirasi bahwa
semakin banyak yang bergerak dan semakin banyak yang peduli maka akan semakin dekat Indonesia dengan tujuan dan cita-citanya.
“Tidak selalu harus ikut IM, SM-3T atau UMengajar untuk peduli dengan pendidikan Indonesia, kita bisa memulainya dengan mengajar disekitar lingkungan terdekat kita atau mengajar anak
jalanan,” ucapnya.
SABTU, 05 Desember / Jurnalis : Agus Nurchaliq / Foto: Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo