Kepala Puskesmas Dapat Pelatihan Penguatan Kapasitas Layanan

Puskesmas Mataram [Foto: Turmuzi]
MATARAM — Puluhan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Nusa Tenggara Barat mendapatkan pelatihan penguatan kapsitas pengelolaan manajemen pelayanan dan bidang anggara keuangan di masing-masing Puskesmas sebagai persiapan puskesmas menuju Badan Layanan Umum Desa (BLUD) yang mandiri.
“Pelatihan yang diberikan kepada semua kepala puskesmas Kabupaten Lombok Barat merupakan bagian dari  upaya bersama, melakukan perbaikan bidang layanan tingkat desa dan pengelolaan anggaran menuju BLUD,” kata Direktur Kolaborasi Masyarakat Untuk Pelayanan dan Kesejahteraan (Kompak) NTB, Susan Dewi di Mataram, Selasa (28/7/2015).
Susan mengatakan, dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan akan merubah mainset dan pihak Puskesmas yang terdapat di setiap Desa dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas dan tidak berbelit-belit kepada masyarakat dan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP).
SOP dimaksud, kata Susan, baik terkait ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana memadai, kualitas layanan dan tersedianya informasi jelas mengenai aturan hak dan kewajiban masyarakat termasuk tersedianya kotak saran, sehingga ketika ada keluhan terkait layanan bisa lansung ditindaklanjuti.
“Penguatan kapasitas manajemen layanan dan pengelolaan anggaran di tingkat puskesmas, menuju BLUD sangat penting dilakukan, karena bagaimanapun Puskesmas  sebagai bagian terpenting dalan upaya perbaikan peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat Desa dan Kecamatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Labuapi, Kabupaten Lobar, Sahroji mengatakan, perbaikan dan pembenahan manajemen di bidang layanan kesehatan Puskesmas menuju BLUD terus dilakukan dengan berupaya memenuhi ketentuan SOP seperti layanan informasi, kotak saran dan beberapa ketentuan lain.
“Kita di setiap Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mengacu kepada SOP yang ada, cuman memang dalam implementasi selalu ada kelemahan dan kekurangan dan hal itulah yang terus dilakukan perbaikan,”katanya.(Turmuzi)
Lihat juga...