Kasus DBD Meningkat Tajam di Lampung Selatan

Puskesmas Rawat Inap Penengahan
CENDANANEWS (Lampung) – Dinas Kesehatan Lampung Selatan Provinsi Lampung menyatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat 100% dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. Kasus demam berdarah bahkan belum tuntas di beberapa kecamatan yang menjadi sebaran demam berdarah.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Sumantri menyebutkan, dari data DBD selama Januari—Maret 2015 mencapai 206 kasus, sementara pada periode yang sama tahun lalu hanya 36 kasus.
“Meski terdapat selisih jumlah kasus yang sangat besar dengan tahun lalu, tahun ini tidak ada korban meninggal dunia,” ungkap Sumantri Kamis (16/4/2015).
Dari 17 kecamatan, daerah dengan kasus DBD terbanyak adalah Kalianda 25 kasus, Katibung 24 kasus, Natar 23 kasus, Sidomulyo 12 kasus, dan Penengahan 12 kasus. Sementara di kecamatan lainnya di bawah 12 kasus. Data tersebut diperoleh dari laporan seluruh UPT Puskesmas.
Seorang Petugas menguras genangan air
Sejak dua tahun terakhir, Natar masuk lima besar daerah sebaran DBD. Guna menekan sebaran kasus DBD, setiap tahun Dinkes mengimbau masyarakat membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk lingkungan sehat. 
“Penekanan kasus ini tergantung perilaku. Masyarakat bisa memutus mata rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti dengan PHBS,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat aktif menjalankan 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta mengenakan losion antinyamuk atau kelambu. 
“Jentik nyamuk Aedes aegypti banyak dijumpai di penampungan air, seperti bak mandi yang tidak dikuras,” ujar Sumantri.
Sementara Camat Kecamatan Penengahan Lukman Hakim, mengaku di daerahnya yang masih terdapat 12 kasus DBD dilakukan antisipasi dengan melakukan kegiatan gotong royong pada setiap hari Jumat.
“Fokus kegiatan gotong royong dengan melakukan pembersihan di selokan selokan tergenang air dan juga membuat lubang untuk penimbunan barang barang bekas,” ujar Lukman Hakim.
Genangan air menjadi salah satu tempat perkembangbiakan nyamuk
Lebih lanjut ujar Lukman Hakim, Kecamatan Penengahan yang memiliki Puskesmas Rawat Inap pun menjadi salah satu Puskesmas yang sudah bisa melakukan perawatan bagi pasien Suspect DBD maupun yang sudah positif terkena DBD.

———————————————-
Kamis, 16 April 2015
Jurnalis : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...