Oleh karena tingkat penularan naik, Pemkot Surabaya gerak cepat untuk terus mengantisipasinya, salah satunya dengan memasifkan kembali tes usap secara massal.
Keputusan ini dibuat setelah mempertimbangan situasi terkini penularan COVID-19 di Malaysia dengan jumlah kasus harian telah melebihi 8.000 kasus dan kasus aktif melebihi 70.000 kasus,
"Ini artinya, kita harus menyiapkan langkah antisipasi. termasuk menyiagakan rumah sakit di sekitar Kudus untuk dapat menerima rujukan pasien Covid-19," papar Kepala Dinas Kesehatan Jateng.
Klater Desa Sidamulih berawal dari suami dan istri yang dinyatakan positif Covid-19. Keduanya aktif melakukan salat berjemaah pada salah satu musala di desa setempat.