Kementerian PUPR Fokus Perbaiki 81 Kilometer Jalinsum Jelang Lebaran

Editor: Irvan Syafari

LAMPUNG — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui satuan kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN) melakukan perbaikan Jalan Lintas Sumatera.

Menurut Catur Wibowo selaku konsultan perbaikan Jalan Lintas Sumatera, di bawah Satker P2JN sektor tiga Lamsel peningkatan kualitas jalan mulai dari tanah, fondasi bawah, lapis fondasi, lapis permukaan. Total di wilayah Lamsel perbaikan Jalinsum dibagi dalam lima sektor dengan tingkat perbaikan menyesuaikan kondisi kerusakan jalan.

Perbaikan secara menyeluruh di beberapa titik dilakukan sepanjang 7 kilometer dan perbaikan normalisasi di sepanjang Jalinsum Lampung Selatan total sepanjang 81 Kilometer.

Normalisasi tersebut diakuinya dilakukan secara bertahap dengan pembersihan lahan dan rekondisi pada badan jalan dengan menggunakan agregat tipe A. Proses pemetaan jalan rusak berupa jalan bergelombang,berlubang disebutnya sudah dilakukan sejak  Maret dan realisasi perbaikan dilakukan pada April.

“Pengerjaan perbaikan Jalinsum dilakukan secara bertahap untuk melayani lalu lintas distribusi barang jelang bulan Ramadan dan arus mudik,balik lebaran Idul Fitri,” ujar Catur saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (26/4/2018).

Perbaikan kerusakan jalan di Wilayah Lamsel dibagi dalam lima sektor dengan perbaikan dilakukan oleh beberapa pelaksana konstruksi jalan. Perbaikan meliputi penambalan badan jalan,pelebaran bahu jalan.

Khusus untuk perbaikan jembatan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera pengerjaan dilakukan oleh bagian penanganan jembatan. Meski demikian perbaikan dilakukan secara bersamaan untuk upaya persiapan menjelang angkutan lebaran tahun 2018.

Perbaikan pada bagian jembatan disebut Catur Wibowo dilakukan dengan penguatan talud menggunakan beronjong dan penguatan bahu jembatan menggunakan rigid beton.

Perbaikan Jalinsum dilakukan dengan perbaikan menggunakan aspal hotmix dan sebagian menggunakan rigid beton. Perbaikan Jalinsum di sektor tiga disebutnya dominan umumnya dilakukan menggunakan aspal hotmix meliputi wilayah kecamatan Penengahan.

Perbaikan di ruas Jalinsum KM 69 Penengahan arah pelabuhan Bakauheni dikerjakan oleh PT Manggung Pola Raya (MPR) selaku pelaksana konstruksi dan di beberapa ruas dikerjakan oleh pelaksana konstruksi lain.

Sepanjang 7 kilometer meliputi 5 kilometer peningkatan jalan, sepanjang 1,5 kilometer pelebaran jalan dan sepanjang 500 meter di tanjakan perbatasan Penengahan dan Bakauheni berupa perbaikan sebagian.

“Target perbaikan akan diselesaikan sebelum bulan Ramadan hingga pembuatan marka jalan sehingga lebaran dipastikan tidak ada jalan rusak,” papar Catur.

Selain perbaikan dilakukan di sepanjang Jalinsum, perbaikan jalan untuk arus mudik lebaran disebutnya juga dilakukan di Jalan Lintas Timur. Perbaikan di beberapa ruas tersebut diakuinya termasuk akses jalan nasional penghubung Provinsi Lampung ke Provinsi Bengkulu dan ke Provinsi Sumatera Selatan.

Selain memperlancar arus lalu lintas harian masyarakat akses jalan yang sudah diperbaiki disebutnya bisa mempermudah arus barang jelang Ramadan.

Perbaikan jalan lintas Sumatera di Jalinsum tersebut mendapat respon positif dari Nainggolan (30) salah satu pemilik usaha tambal ban dan bengkel. Di wilayah desa Pasuruan kecamatan Penengahan ruas sepanjang tiga kilometer diakuinya kerap terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan bergelombang.

Beberapa kejadian kecelakaan disebutnya dominan disebabkan oleh jalan rusak ditambah lampu penerangan jalan umum (LPJU) tanaga surya yang sudah rusak.

“Kami mengapresiasi pihak terkait yang segera menanggapi keluhan masyarakat akan kerusakan jalan meski selama perbaikan dilakukan lalu lintas sistem buka tutup berimbas pada kemacetan,” papar Nainggolan.

Selain memperlancar arus distribusi barang dan orang,perbaikan jalan lintas Sumatera disebutnya meminimalisir angka kecelakaan. Setelah diperbaiki dengan proses penambalan dan hamparan aspal hotmix, ia juga berharap marka jalan segera dibuat.

Khusus untuk perbaikan lampu jalan yang kerap dilakukan oleh Kementerian Perhubungan ia juga berharap segera diperbaiki sebelum arus mudik lebaran.

Lihat juga...