Denmark Apresiasi Balap Sepeda Hutan Harapan di Jambi

JAMBI – Pihak Kerajaan Denmark mengapresiasi kejuaraan balap sepeda gunung atau mountain bike (MTB) yang digelar pertama kalinya di kawasan Hutan Harapan Provinsi Jambi, Minggu (1/10/2017)

“Kami mengapresiasi kejuaraan tersebut karena bersepeda sangat dipromosikan sebagai sarana transportasi yang sehat, namun juga untuk menghemat energi dan mengurangi emisi karbon,” kata Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen.

Melalui keterangan resminya, Rasmus Abildgaard Kristensen mengatakan, olahraga bersepeda di Indonesia sama halnya sangat dihargai di Denmark. Ajang balap sepeda, kata dia, merupakan olahraga bagian terpadu dari kehidupan sehari-hari, baik untuk berkompetisi maupun hobi.

Pihaknya bangga terhadap Kopenhagen yang menjadi ibu kota bersepeda dunia. Sementara Denmark tidak memiliki satu gunung pun, namun hanya memiliki daerah perbukitan yang mirip dengan jalur MTB Hutan Harapan.

“Kami senang menyaksikan antusiasme masyarakat Indonesia untuk lomba di Hutan Harapan dan lomba MTB lainnya. Akhirnya, kami merasa terhormat untuk mendukung lomba di Hutan Harapan ini,” kata dia.

Ajang balap sepeda tersebut menurutnya, sekaligus dapat mempromosikan ekowisata, keanekaragaman hayati dan konservasi hutan hujan Indonesia yang tersisa.

Sementara itu, balap sepeda gunung yang diinisiasi PT Reki yang bekerja sama dengan Kedubes Kerajaan Denmark merupakan yang pertama kali digelar di kawasan Restorasi Ekosistem hutan tropis dataran rendah itu.

Sebanyak 16 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bogor, Tangerang, Pangandaran, Sukabumi dan beberapa daerah lainnya, mengikuti kejuaraan balap sepeda yang bertajuk ‘tumble in the jungle’ tersebut. Mereka terbagi menjadi tiga kategori lomba.

Kawasan hutan harapan memiliki luas kawasan hampir 100 ribu hektare dan merupakan sisa hutan tropis dataran rendah di bagian selatan dan tengah Pulau Sumatera.

Meskipun dulu kawasan tersebut diekstrak secara massif, namun keanekaragaman hayati masih sangat kaya dan terjaga dengan baik dan merupakan rumah bagi 1.350 spesies berbeda, diantaranya ada 133 spesies yang tercancam punah, seperti harimau dan gajah. (Ant)

Lihat juga...