Menkopolhukam, Wiranto mengatakan rapat koordinasi terkait dengan penanggulangan dan penanganan aksi terorisme akan membahas banyak hal, antara lain soal penanganan pembebasan sandera 10 WNI Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilakukan oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Negara Filipina.
“Termasuk pencegahan antisipasi teror dari sisa-sisa anak buah kelompok Santoso,” katanya seusai memimpin rapat koordinasi di kantornya, Senin (22/8/2016).
Dalam rapat tersebut hadir beberapa pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara dan Kepala Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf.