MINGGU, 3 JULI 2016
Lombok Utara — Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, melalui program pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomitmen akan memaksimalkan potensi alam dan pariwisata yang dimiliki.

“meskipun saat ini KLU, angka kemiskinannya tertinggi di NTB, Namun kami menargetkan penurunan angka kemiskinan bisa mencapai 6% dari 36%” kata Bupati KLU Najmul Ahyar saat menerima silaturrahmi dan safari Ramadhan Wakil Gubernur NTB di Pondok Pesantren asuhannya, Minggu (3/7/2016).
Menurut Najmul, masih tingginya angka kemiskinan di KLU sekarang ini tidak terlepas dari keberadaan KLU sebagai Kabupaten baru di NTB, yang butuh waktu dan sentuhan pembangunan secara maksimal untuk mengentaskan kemiskinan.
Dikatakan, Pemkab KLU optimis target enam persen pengentasan kemiskinan akan bisa tercapai bukan tanpa pertimbangan, besarnya potensi pariwisata dimiliki KLU menjadi modal besar dalam upaya mengentaskan kemiskinan.
“KLU selama ini kan dikenal akan kekayaan alam dan keindahan pariwisata, hanya saja belum dikelola maksimal, karena itu dengan potensi yang ada akan dimaksimal sebagai modal besar mengentaskan kemiskinan di tengah masyarakat”.
Ditambahkan, semua kita juga tahu sektor pariwisata dimanapun telah terbukti menjadi sumber PAD besar bagi daerah setelah sektor lain seperti sektor pertanian dan perdagangan.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin sangat terkesan akan keramah tamahan masyarakat Lombok Utara dan hal tersebut merupakan potensi yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Sifat ramah dalam kaitannya dengan pengembangan sektor pariwisata akan sangat dibutuhkan, sehingga para tamu seperti wisatawan ataupun investor yang berinvestasi betah untuk dapat berkontribusi membangun NTB” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amin juga menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) secara simbolis yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB kepada warga masyarakat Dusun Terengan, Tanaq Ampar, Desa Pemenang Timur Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara berupa Dana Stimulan untuk kelompok usaha bersama, bantuan Hand Traktor dan bibit hortikultura dan Bantuan dari Baznas untuk pembangunan Masjid.(Turmuzi)